Diberdayakan oleh Blogger.

Pages - Menu

Popular Posts

Blogroll

About

Blogger templates

Blogger templates

RSS

Pages

Musisi Jazz Terkenal

  • Louis Armstrong, (1901-1971)
  • Duke Ellington, (1899-1974)
  • Charlie Parker, (1920-1955)
  • Dizzy Gillespie, (1917-1993)
  • Miles Davis, (1926-1991)
  • John Coltrane (1926-1967)
  • Ornette Coleman, (lahir 1930)
  • Chris Botti
  • Dave Koz
  • Bob James
  • Lee Ritenour

- Indonesia:

    • Ireng Maulana
    • Buby Chen
    • Jack Lesmana
    • Benny Likumahua
    • Bing Slamet
    • Dwiki Dharmawan
    • Indra Lesmana
    • Elfa Secioria
    • Iskandarsyah Siregar
    • Luluk Purwanto
    • Joko W.H.
    • Balawan
    • Syaharani
    • Didi Tjia

Tidak ada komentar:

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JKT48 - Kimino Koto GaSuki Dakara.flv

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JKT48 - Aitakatta @ IPOP 120128

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

JKT48 Video Clip - Heavy Rotation

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

penemu musik

Tokoh Musik Klasik Beethoven

Ludwig van BeethovenLudwig van Beethoven lahir tahun 1770 di kota Bonn, Jerman. Semasa kanak-kanak sudah tampak jelas bakat musiknya yang luar biasa dan buku musik ciptaannya muncul pertama kali tahun 1783. Di usia remaja dia berkunjung ke Wina dan diperkenalkan kepada Mozart tetapi perjumpaan keduanya berlangsung singkat. Tahun 1792 Beethoven kembali ke Wina dan sebentar dia belajar musik dengan Haydn yang kala itu pencipta musik Wina kesohor (Mozart mati setahun sebelumnya). Beethoven menetap di Wina, Mekkahnya musik waktu itu, selama sisa hidupnya. Rasa musik Beethoven yang tinggi selaku pemain piano mengesankan tiap pendengamya dan dia berhasil baik selaku pemain maupun guru. Segera dia menjadi pencipta musik yang produktif juga. Karyanya dapat sambutan baik. Sejak umur pertengahan dua puluhan ke atas, dia sudah mampu menerbitkan dan menjual buku ciptaan musiknya tanpa kesulitan apa pun.

Ketika Beethoven berumur di ujung dua puluhan, tanda-tanda ketuliannya mulai tampak. Tak pelak lagi gejala ini amat merisaukan si komponis muda. Tuli buat seorang pencipta musik betul-betul suatu malapetaka. Suatu ketika timbul keinginannya mau bunuh diri saja. Tahun-tahun antara 1802-1815 sering dianggap masa pertengahan karier Beethoven. Pada masa istirahat itu, akibat ketuliannya menghebat, dia mulai mundur dari pergaulan masyarakat. Ketunarunguannya ini membuat orang punya kesan tidak yakin bahwa Beethoven memang betul-betul anti manusia, anti masyarakat, benci bergaul. Dia terlibat dengan percintaan yang kerap dengan gadis-gadis muda tetapi tampaknya semua hubungan ini berakhir tak bahagia dan tak pernah beristeri. Karya musik Beethoven sendiri menggila produktifnya. Tahun-tahun terus berjalan namun perhatian yang diterimanya makin lama makin susut yang mestinya populer buat seorang komponis seperti dia di jaman itu. Tetapi, kesuksesannya menanjak terus.

Pada usia empat puluhan Beethoven menjadi seratus persen pekak. Akibatnya, dia tak pernah lagi tampil di muka umum dan semakin menjauhi masyarakat. Hasil karyanya semakin sedikit dan semakin sulit di fahami. Sejak itu dia mencipta terutama buat dirinya sendiri dan beberapa pendengar yang punya ideal masa depan. Dia pernah bilang kepada seorang kritikus musik, "Ciptaanku ini bukanlah untukmu tetapi untuk masa sesudahmu." Ini merupakan ironi yang kejam dari sebuah nasib bahwa seorang komponis paling berbakat sepanjang jaman harus tertimpa musibah ketulian semacam itu. Kalau saja Beethoven dengan kekuatan tekad non-manusiawi -- dalam ketuliannya itu-- terus tetap menjaga mutu komposisi musiknya, ini akan merupakan hal yang memukau dan brilian. Tetapi, kenyataan lebih mengherankan lagi ketimbang yang dibayangkan dalam masa tahun-tahun ketulian totalnya, Beethoven melakukan ciptaan tidak sekedar setarap dengan apa yang dihasilkan sebelumnya, melainkan umumnya dianggap merupakan hasil karya terbesarnya.

Pada tanggal 29 November 1814, Beethoven mementaskan Fidelio yang sukses besar. Sebagian besar anggota kongres Wina ikut menonton opera ini. Di luar kesuksesan tersebut, pendengaran Beethoven semakin lama bertambah parah. Keadaan ini bertambah parah karena Beethoven menuntut hak orang tua asuh atas keponakannya, Karl. Beethoven menganggap ibu Karl tak sanggup mengasuh keponakannya. Beethoven memenangkan kasus ini namun ia pun bukan orang tua yang baik untuk Karl. Anak itu akhirnya menjadi tertekan dan mulai bergaul dengan geng anak-anak nakal. Puncaknya adalah pada tahun 1826, saat Karl mencoba bunuh diri. Hal ini membuat Beethoven cukup mengalami depresi. Setelah sembuh, Karl kembali ke ibunya dan masuk ke sekolah militer.

Pada tahun 1817, Beethoven keluar dari depresi dan kemurungannya. Hal ini terlihat dengan saat dia membuat Piano Sonata in A Major, Op. 101. Pada tahun 1817, Beethoven menggubah beberapa komposisi untuk seorang penulis Inggris, Richard Ford. Namun, karya-karya ini tak pernah diketahui sampai ditemukan di Inggris pada tahun 1999. Selain itu, Beethoven juga mulai merencanakan untuk menggubah piano sonata-nya yang paling revolusioner, Piano Sonata in Bb 'Hammerklavier', Op. 106.

Pada 7 Mei 1824, Beethoven mementaskan Missa Solemnis beserta Simfoni ke-9 di Wina. Konser ini sukses besar. Tapi ada berita yang mengatakan bahwa Beethoven tidak sadar kalau konsernya telah selesai dan terus membaca partitur. Caroline Unger, salah satu solois alto dalam simfoni tersebut harus menarik baju Beethoven agar dia mau berbalik dan melihat ke arah penonton yang bertepuk tangan dengan meriah. Pada tahun 1826, Beethoven menderita demam tinggi yang ternyata disebabkan oleh sakit ginjal. Penyakitnya tak tertolong dan dia meninggal di Wina pada 26 Maret 1827 pada usia lima puluh tujuh tahun.

Karya Beethoven yang banyak itu termasuk 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater dan banyak lagi. Karyanya merupakan kombinasi luar biasa dari kedalaman perasaan dengan kesempurnaan tata rencana. Ini dibuktikan dari komposisi yang disusunnya yang telah mengangkat musik instrumental ke tingkat nilai yang amat tinggi. Beethoven seorang pencipta orisinal yang jempolan dan perubahan yang diperkenalkan mempunyai pengaruh yang abadi. Dia memperluas ukuran sebuah orkestra. Dia menambah panjangnya simfoni dan memperluas daya jangkaunya. mendemonstrasikan kemungkinan yang hampir tak terbatas yang bisa dihasilkan oleh piano, dia menjadikan piano itu instrumen musik yang paling terkemuka. Beethoven membuka babak transisi dari musik klasik ke musik bergaya romantik dan karyanya merupakan sumber ilham untuk gaya romantik. Dia menanamkan daya pengaruh yang menghunjam pada diri komponis-komponis yang muncul belakangan, termasuk tokoh yang memiliki gaya berbeda seperti Brahms, Wagner, Schubert dan Tchaikovsky. Dia juga merintis jalan buat Berlioz, Gustav Mahler, Richard Strauss dan banyak lagi lainnya.

0 komentar:

Poskan Komentar


 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

tentang music

Musik adalah suara yang disusun demikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyian.[1] Walaupun musik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu bentuk seni. Mendengar musik pula adalah sejenis hiburan. Musik adalah sebuah fenomena yang sangat unik yang bisa dihasilkan oleh beberapa alat musik.

Daftar isi

Sejarah

Musik dikenal sejak kehadiran manusia modern Homo sapien yakni sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tiada siapa tahu bila manusia mula mengenal seni dan musik. Dari penemuan arkeologi pada lokasi-lokasi seperti pada benua Afrika sekitar 180.000 tahun hingga 100.000 tahun dahulu telah menunjukkan perubahan evolusi dari pemikiran otak manusia. Dengan otak manusia yang lebih pintar dari hewan, mereka membuat pemburuan yang lebih terancang sehingga bisa memburu hewan yang besar. Dengan kemampuan otak ini, mereka bisa berpikir lebih jauh hingga di luar nalar dan mencapai imajinasi dan spiritual. Bahasa untuk berkomunikasi telah terbentuk di antara mereka. Dari bahasa dan ucapan sederhana untuk tanda bahaya dan memberikan nama-nama hewan, perlahan-lahan beberapa kosa kata muncul untuk menamakan benda dan nama panggilan untuk sesorang.
Dalam kehidupan yang berpindah-pindah, mereka mungkin mendapat inspirasi untuk mengambil tulang kaki kering hewan buruan yang menjadi makanan mereka kemudian meniupnya dan mengeluarkan bunyi. Ada juga yang mendapat inspirasi ketika memperhatikan alam dengan meniup rongga kayu atau bambu yang mengeluarkan bunyi. Kayu dibentuk lubang tiup dan menjadi suling purba.
Manusia menyatakan perasaan takut mereka dan gembira menggunakan suara-suara. Bermain-main dengan suara mereka menjadi lagu, hymne atau syair nyanyian kecil yang diinspirasikan oleh kicauan burung. Kayu-kayu dan batuan keras dipukul untuk mengeluarkan bunyi dan irama yang mengasyikkan. Mungkin secara tidak sengaja mereka telah mengetuk batang pohon yang berongga di dalamnya dengan batang kayu yang mengeluarkan bunyi kuat. Kulit binatang yang mereka gunakan sebagai pakaian diletakkan pula untuk menutup rongga kayu tersebut besar menjadi gendang.

Prasejarah

Prasejarah musik hanya dapat berteori berdasarkan temuan dari situs arkeologi paleolitik. Seruling Merupakan alatmusik yang seing ditumakan pada jaman pra sejarah dan bentuknya seperti shakuhachi yang berasal dari Jepang. Seruling Divje Babe yang terbuat dari tulang paha berunag gua, yang diperkirakan sudah dipakai sekitar 40.000 tahun yang lalu. Berbagai jenis seruling dan alat musik yang terbuat dawai atau senar telah ada sejak jaman Peradaban Lembah Sungai Indus , India memiliki salah satu tradisi musik tertua di dunia yang berasal dari kitab Weda . Pengumpulan paling awal dan terbesar alat musik prasejarah ditemukan di Cina dan tanggal kembali ke antara 7000 dan 6600 SM. Lagu-lagu Hurrian / Hurrian songs adalah kumpulan musik tertulis dalam tulisan kuno yang digali dari Hurrian di kota Ugarit yang diperkiarakan telah ada sekitar 1400 SM

Terapi

Terapi musik adalah proses interpersonal yang menggunakan musik untuk terapi aspek-fisik, emosional, mental, sosial, estetika, dan spiritual untuk membantu pasien dalam meningkatkan atau mempertahankan kesehatan mereka. Dalam beberapa kasus, kebutuhan pasien ditangani langsung melalui musik; di kesempatan lain mereka ditangani melalui hubungan yang berkembang antara pasien dan terapis. Terapi musik digunakan oleh individu dari segala usia dan dengan berbagai kondisi, termasuk untuk gangguan kejiwaan, masalah medis, cacat fisik, gangguan sensorik, cacat perkembangan, penyalahgunaan zat, gangguan komunikasi, masalah interpersonal, dan penuaan. Hal ini juga digunakan untuk meningkatkan konsentrasi belajar, meningkatkan harga diri, mengurangi stres, mendukung latihan fisik , dan memfasilitasi sejumlah aktivitas lainnya yang berhubungan dengan kegiatan kesehatan.
Salah satu yang paling awal menyebutkan terapi musik adalah di (c. 872-950) Al-Farabi. Makna risalah dari Akal, yang menggambarkan efek terapi musik di jiwa.[2] Musik telah lama digunakan untuk membantu orang dalam mengatasi emosi mereka. Pada abad ke-17, sarjana Robert Burton dalam The Anatomy of Melancholy berpendapat bahwa musik dan tari sangat penting dalam mengobati penyakit mental, terutama melankoli.[3] Dalam catatannya musik yang memiliki "kekuatan yang sangat baik ... untuk mengusir penyakit" dan menyebutnya bahwa "obat sangat ampuh dalam melawan keputusasaan dan melankolis." Dia menunjukkan bahwa pada zaman purbakala, Canus, pemain biola Rhodian, menggunakan musik untuk "membuat seorang pria melankolis bergembira, ... kekasih lebih terpikat, seorang yang religius lebih saleh."[4] [5] [6] Pada bulan November 2006, Dr Michael J. Crawford[7] dan koleganya juga menemukan bahwa terapi musik membantu pasien skizofrenia.[8] Dalam Kekaisaran Utsmaniyah, penyakit mental diobati dengan musik.[9]

Catatan kaki

  1. ^ (Indonesia) "KBBI". 5 April 2011.
  2. ^ (Inggris) Amber Haque (2004), "Psychology from Islamic Perspective: Contributions of Early Muslim Scholars and Challenges to Contemporary Muslim Psychologists," Journal of Religion and Health 43 (4): 357–377 [363]
  3. ^ (Inggris) cf. The Anatomy of Melancholy, Robert Burton, subsection 3, on and after line 3,480, "Music a Remedy"
  4. ^ (Inggris) Ismenias the Theban, Chiron the centaur, is said to have cured this and many other diseases by music alone: as now thy do those, saith Bodine, that are troubled with St. Vitus's Bedlam dance. Project Gutenberg's The Anatomy of Melancholy, by Democritus Junior
  5. ^ (Inggris) "Humanities are the Hormones: A Tarantella Comes to Newfoundland. What should we do about it?" by Dr. John Crellin, MUNMED, newsletter of the Faculty of Medicine, Memorial University of Newfoundland, 1996.
  6. ^ (Inggris) Aung, Steven K.H., Lee, Mathew H.M., "Music, Sounds, Medicine, and Meditation: An Integrative Approach to the Healing Arts," Alternative & Complementary Therapies, Oct 2004, Vol. 10, No. 5: 266–270.
  7. ^ (Inggris) Dr. Michael J. Crawford page at Imperial College London, Faculty of Medicine, Department of Psychological Medicine.
  8. ^ (Inggris) Crawford, Mike J. (November 2006). "Music therapy for in-patients with schizophrenia: Exploratory randomised controlled trial". The British Journal of Psychiatry (2006) 189 (5): 405–409. doi:10.1192/bjp.bp.105.015073. PMID 17077429. "Music therapy may provide a means of improving mental health among people with schizophrenia, but its effects in acute psychoses have not been explored".
  9. ^ (Inggris)Treatment of Mental Illnesses With Music Therapy – A different approach from history

Pranala luar


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Joss Stone -- Son Of A Preacher Man...Dancing With The Stars...2009 Nov. 29

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

R.E.M. - Supernatural Superserious

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Top 10 Nba Fastest Players

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Legenda NBA Latih Pebasket Pelatnas Putra

Foto: Ron Harper/Reuters
Foto: Ron Harper/Reuters
JAKARTA - Kesempatan unik didapat Pelatihan Nasional (Pelatnas) Putra Bola Basket Indonesia. Mereka berkesempatan mendapatkan pelatihan dari legenda NBA Ron Harper. Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung dari 9-12 Mei.

Sebanyak 18 pemain yang mengikuti program Pelatihan Nasional (Pelatnas) Putra Bola Basket Indonesia akan mengikuti drill yang sangat intensif di lapangan, serta melakoni sejumlah pertandingan. Mereka juga akan mengikuti berbagai aktivitas off-court seperti kekuatan fisik dan penyesuaian diri (conditioning), pelatihan mental, dan pencegahan cedera.

Tim pelatih Timnas Putra Bola Basket Indonesia juga akan berpartisipasi dalam sesi-sesi yang difokuskan pada strategi dan filosofi permainan. Indonesia Development Camp akan menjadi salah satu program utama dalam persiapan menjelang South East Asia (SEA) Games XXVI di Indonesia pada November.

Bersama BKI, official partner Indonesia Development Camp adalah Esia dan Viva Group, sementara Spalding akan menjadi official supplier di camp. ”Ini adalah pertama kalinya bagi kami bekerja sama dengan NBA dan menyelenggarakan basketball camp kelas dunia di Indonesia. Ini sangat exciting,” ujar Syailendra S. Bakrie, presiden direktur Bakrie Kalila Investment dalam rilis yang didapat Okezone, Jumat (6/5/2011). ”Memiliki kesempatan untuk belajar dari salah seorang NBA Legend terkenal seperti Ron Harper akan menjadi pengalaman luar biasa bagi para pemain di Pelatnas Basket Putra Indonesia.”

”Perkembangan basket di Indonesia yang mengesankan ini didukung pula oleh support para partner kami, termasuk Bakrie Kalila Investment, yang membantu kami memberikan anak-anak kesempatan untuk menikmati permainan basket,” ujar Scott Levy, senior vice president and managing director NBA Asia. ”Di waktu yang bersamaan, program seperti Indonesia Development Camp ini juga menitikberatkan pada perkembangan penampilan pemain elitedan liga lokal di kelas internasional.”

Harper memenangkan tiga gelar NBA bersama Chicago Bulls (1996-1998) dan dua gelar bersama Los Angeles Lakers (2000-01). Setelah terpilih masuk dalam tim All-Rookie di musim perdananya pada 1987, Harper berkarier di NBA dengan catatan 122 kali bertanding di pertandingan playoff, dimana dia membukukan rata-rata 9 poin, 3,7 rebound, dan 2,7 asisst.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penghargaan Pemain Terbaik Final NBA Bill Russell

Penghargaan Pemain Terbaik NBA Finals (bahasa Inggris: National Basketball Association Finals Most Valuable Player Award) diberikan kepada pemain yang menampilkan permainan yang khusus selama serial Final NBA. Penghargaan ini hampir sebagian besarnya diberikan kepada pemain yang berada di tim yang menang. Hanya Jerry West yang merupakan satu-satunya pemain yang menjadi penerima penghargaan, meski timnya tidak memenangkan kejuaraan.

Pemenang dari tahun ke tahun

Tahun Pemain Tim
2011 Bendera Jerman Dirk Nowitzki Dallas Mavericks
2010 Bendera Amerika Serikat Kobe Bryant (2) Los Angeles Lakers
2009 Bendera Amerika Serikat Kobe Bryant Los Angeles Lakers
2008 Bendera Amerika Serikat Paul Pierce Boston Celtics
2007 Bendera Perancis Tony Parker San Antonio Spurs
2006 Bendera Amerika Serikat Dwyane Wade Miami Heat
2005 Bendera Kepulauan Virgin Amerika Serikat Bendera Amerika Serikat Tim Duncan (3) San Antonio Spurs
2004 Bendera Amerika Serikat Chauncey Billups Detroit Pistons
2003 Bendera Kepulauan Virgin Amerika Serikat Bendera Amerika Serikat Tim Duncan (2) San Antonio Spurs
2002 Bendera Amerika Serikat Shaquille O'Neal (3) Los Angeles Lakers
2001 Bendera Amerika Serikat Shaquille O'Neal (2) Los Angeles Lakers
2000 Bendera Amerika Serikat Shaquille O'Neal Los Angeles Lakers
1999 Bendera Kepulauan Virgin Amerika Serikat Bendera Amerika Serikat Tim Duncan San Antonio Spurs
1998 Bendera Amerika Serikat Michael Jordan (6) Chicago Bulls
1997 Bendera Amerika Serikat Michael Jordan (5) Chicago Bulls
1996 Bendera Amerika Serikat Michael Jordan (4) Chicago Bulls
1995 Bendera Nigeria Bendera Amerika Serikat Hakeem Olajuwon (2) Houston Rockets
1994 Bendera Nigeria Bendera Amerika Serikat Hakeem Olajuwon Houston Rockets
1993 Bendera Amerika Serikat Michael Jordan (3) Chicago Bulls
1992 Bendera Amerika Serikat Michael Jordan (2) Chicago Bulls
1991 Bendera Amerika Serikat Michael Jordan Chicago Bulls
1990 Bendera Amerika Serikat Isiah Thomas Detroit Pistons
1989 Bendera Amerika Serikat Joe Dumars Detroit Pistons
1988 Bendera Amerika Serikat James Worthy Los Angeles Lakers
1987 Bendera Amerika Serikat Magic Johnson (3) Los Angeles Lakers
1986 Bendera Amerika Serikat Larry Bird (2) Boston Celtics
1985 Bendera Amerika Serikat Kareem Abdul-Jabbar (2) Los Angeles Lakers
1984 Bendera Amerika Serikat Larry Bird Boston Celtics
1983 Bendera Amerika Serikat Moses Malone Philadelphia 76ers
1982 Bendera Amerika Serikat Magic Johnson (2) Los Angeles Lakers
1981 Bendera Amerika Serikat Cedric Maxwell Boston Celtics
1980 Bendera Amerika Serikat Magic Johnson Los Angeles Lakers
1979 Bendera Amerika Serikat Dennis Johnson Seattle SuperSonics
1978 Bendera Amerika Serikat Wes Unseld Washington Bullets
1977 Bendera Amerika Serikat Bill Walton Portland Trail Blazers
1976 Bendera Amerika Serikat Jo Jo White Boston Celtics
1975 Bendera Amerika Serikat Rick Barry Golden State Warriors
1974 Bendera Amerika Serikat John Havlicek Boston Celtics
1973 Bendera Amerika Serikat Willis Reed (2) New York Knicks
1972 Bendera Amerika Serikat Wilt Chamberlain Los Angeles Lakers
1971 Bendera Amerika Serikat Kareem Abdul-Jabbar Milwaukee Bucks
1970 Bendera Amerika Serikat Willis Reed New York Knicks
1969 Bendera Amerika Serikat Jerry West Los Angeles Lakers^
^ = Tim yang kalah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS